3 Satelit Umum Channel TV Sulit Untuk Di Tundukan

10:15:00 PM
Sala satu siaran olahraga dari Pakistan on di Satelit Intelsat 20

Lembehtrav Mengerjakan treking parabola bukanlah sesuatu mudah bagi seorang baru memahami dunia parabola sebab pekerjaan satu ini sedikit menguras tenaga dan pikiran bagi yang akan mencari siaran yang mendiami sala satu satelit dimana siaran tersebut akan dipancarkan ke suatu wilayah atau daerah yang menjadi menjadi pusat orbit

Treking parabola merupakan seni olah ketangkasan pikiran dituangkan dalam bentuk media pencaharian siaran dari antena parabola dalam hal ini adalah piringan (dish) dengan semua ukuran mulai dari berdiameter kecil hingga 1 meter keatas bahkan ada melebihi 2 meter ukuran lebar parabolanya biasanya disandingkan dengan LNB C Band.

Baca Juga : TransTV Tayang Drama Korea 2 Film Sehari

Berbeda dengan piringan mini LNB Ku Band satelitnya telah diseting khusus untuk wilayah tertentu dan bisa dijangkau secara keseluruhan. dan itu ada pada pay tv atau siaran berbayar dengan tingkat kesulitan rendah.

Seperti contoh pada K-Vision, Mncvision, Nex Parabola atau lainnya merupakan layanan disiapkan khusus wilayah Indonesia sebaliknya milik pay tv luar negeri diseting hanya untuk wilayah negaranya sendiri seperti di Thailand ada Truevision, Kamboja ada Sky Sport plus, Malasyia Astro Net dan lainnya. kalau pun signalnya bisa kewilayah suatu negara harus menggunakan piringan/dish cukup besar seperti disampaikan diatas.

Itu sedikit pengantar tentang treking parabola berhubungan dengan materi pada judul topik kita kali ini tentang 3 satelit yang sulit ditundukan. diakui memang ada beberapa satelit channel tv sangat muda untuk dilock karena pancaran beam terkafer secara menyeluruh juga peralatannya  yang menunjang.

Namun dari sekian satelit berhasil admin lock ada 3 satelit diakui sulit untuk ditundukan dan itu tidak  dipaksakan sebab ada beberapa satelit siaran sama yang  mudah untuk dilock  dengan menyediakan beberapa channel premium khususnya siaran bola. ketiga satelit tersebut adalah

1.Satelit Optus D3.
Satelit Optus D3 ada diposisi 156 bujur timur satelit diperuntukan buat  komunikasi geostasioner diwilayah Australia tersebut hanya dapat ditangkap disebagian wialayah Indonesia sedangkan di Sulawesi sendiri hanya wilayah Sulawesi Selatan dan Sebagian Kendari selebihnya zonk

Untuk wilayah Jawa hanya sebagian Jawa Timur dan NTT sebagian Bali serta sebagian wilayah Papua. Satelit ini diformat dengan LNB Ku Band untuk menundukan satelit ini harus dengan Lnb rekomendasi yaitu Prime Fokus. Lnb ini memiliki beberapa model ada seperti masin laut dan berbentuk botol.

Untuk  mengetahui secara keseluruhan seputar Lnb kita harus tahu Jenis Lnb dan penggunaanya supaya tidak akan salah saat melakukan treking parabola. untuk menundukan satelit ini butuh trik dengan sedikit memodifikasi piringan jika parabola kita berdiameter 185 untuk dijadikan menjadi 2.5 meter kisaran 8 feed.

Bahkan akan lebih bagus hingga 10 atau 12 feed dan ukuran ini tersedia biasanya untuk parabola jaring dan untuk solid jarang sampai keukuran ini biasanya hanya sampai pada ukuran 2 meter lebih itupun sudah dimodifikasi.

2.Satelit Yamal 601
Satelit milik Rusia ini pernah membuat keheboan pada tahun 2013 lalu atas sala satu siarannya berhubungan dengan konten dewasa dan menjadi perburuan empuk para treker saat itu  namun hanya sebagian saja diwilayah Indonesia mendapatkan channel ini tepatnya diwilayah Aceh sebagaimana rekomendasi teman-teman dari Aceh

Terlihat sangat gampang melakukan treking ke channel ini karena format LNB  adalah C Band tentu bagi mereka yang telah memahani trik serta teknik treking parabola namun bagi mereka awam atau newbe akan sedikit kewalahan

LNB C Band juga bukan yang biasanya Lnb satu ini harus dipasang sekat baik dari telenan maupun dari keramik karena akan mengubah sistem polarisasi dari H menjadi R dan L menjadi V (R/L).

Satelit Yamal 601 ada pada posisi orbit 49 bujur timur dan  bila dilihat pada area pancaran beam Indonesia tidak kebagian tetapi ada saja yang mendapatkan siaran dari Rusia ini. itu dikarenakan para masternya melakukan trik dengan memodifikasi sedikit perlatannya. dan menurut para pegiat parabola memang hanya  wilayah Aceh yang mendapatkan siaran ini

3.Satelit Thaicom 5 Ku Band
Satelit Thaicom 5 mengudara pada posisi orbit 78.5 bujur timur secara keseluruhan satelit ini telah familiar dengan para treker tanah air karena beberapa channel premiumnya. namun ini berlaku untuk Lnb C Band bahkan meski dengan format C Band tidak semua polaritasnya bisa dilock diseluruh Indonesia. faktanya ada polaritas V yang tidak bisa diterima.

Sebagian wilayah Indonesia Timur dan tenga hanya mendapat polaritas H saja sedangkan Indonesia bagian tengah dan barat terjangkau keduanya H dan V tetapi hanya berlaku juga sebagian di Sumatera Selatan dan untuk Sumatera Utara secara menyeluruh dapat diterima didaerah Aceh dan nias.ini untuk C Band.

Bagaimana dengan Ku Band - menurut berbagai sumber bahkan sahabat treker seIndonesia channel Thaicom Ku Band hanya dapat diterima di ujung jawa barat dan wilayah Sumatera dan itu didominasi oleh para treker dari wilayah Aceh. saya belum mendapat rekomendasi wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua bahkan Indonesia bagian timur lain secara keseluruhan mendapat siaran Ku Band.

Baca Juga : K-Vision Gratiskan 4 Channel Premium Hingga Akhir Mei 2020

Itulah ketiga Satelit siaran televisi yang sulit bagi Admin untuk menundukannya namun belum sempat menambah amunisi karena keterbatasan anggaran. sebab untuk melakukan treking parabola diluar pancaran beam memang agak sulit ditambah lagi dengan kurangnya peralatan penunjang seperti piring parabola yang kecil dan  Lnb yang bukan rekomendasi.

Untuk mendapatkan Lnb Ku Band prime fokus telah tersedia ditoko-toko penjual parabola dengan harga Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu. namun bila anda tidak mampu untuk membelinya dapat digugling saja ada beberapa master parabola yang menulis modifikasi Lnb.

TransTV Tayang Drama Korea 2 Film Sehari

7:27:00 AM

Cuplikan film The World of the Married drama Korea di TransTV

Lembehtrav Ditengah Ancaman Virus Corona Bagi Keselamatan Dunia bahkan Indonesia secara khusus tentu akan membuat suasana terasa lain dari yang lain apalagi semua masyarakat diminta untuk tidak kemana-mana tetap dirumah perasaan membosankan pasti akan menghantui jika kita secara monoton berdiam diri tanpa ada aktifitas maupun tindakan kreatif untuk dapat mengusir rasa bosan itu.

Dampak yang dihasilkan dari penyebaran Covid-19 ditanah air cukup membuat seluruh sendi aktifitas ekonomi sangat terpukul bahkan beberapa daerah harus mengambil kebijakan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona meskipun faktanya kasus terus bertambah sampai hari ini 21/5/2020 sudah ada 20 ribuan kasus positif diseluruh tanah air.

Meski demikian kita tetap diminta disiplin melaksanakan semua kebijakan disampaikan oleh Pemerintah. jaga jarak, sosial dan fisik tentu tidak akan membuat kita membatasi diri dari interaksi sosial didalam rumah bersama keluarga.

Seperti itulah kira-kira penuturan seputaran penanganan Covid-19 kita tidak perlu dihanyutkan dengan hal-hal yang tidak akan menguntungkan kita. saat ini media-media Mainstream (media arus utama) menyediakan fasilitas bagi masyarakat Indonesia agar tidak merasa bosan lewat tayangan-tayangan mengasyikan dan mengedukasi.

Seperti tayangan buat anak-anak sekolah mengajak untuk tetap belajar dalam tayangan Insan Belajar Channel TV Untuk SD Dan SMP Selama Di Rumah. Apalagi bagi mereka penggemar drama Korea. banyak para penggemar tayangan drama Korea di tanah air mendownload film dari internet sehingga sangat membutuhkan biaya kuota yang cukup lumayan apalagi durasi filmnya sampai 1 jam stengah.

Tetapi saat ini penggemar drama negeri gingseng tidak perlu repot-repot lagi untuk mendownload film-film Korea kini stasiun televisi TransTV menyediakan tayangan drama Korea 2 film dalam sehari yang bisa anda nikmati mulai pagi hari hingga malam hari.

Pagi hari dimulai pada pukul 09.30 wib judul drama Touch Your Heart dan malam harinya pukul 19.00 wib dengan judul The World of the Married pihak TransTV memberi tayangan drama Korea kepada pemirsanya agar tidak merasa bosan saat dirumah karena ada tontonan variatif bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Film drama Korea merupakan produk berbayar pay tv dari Transmedia Group yang diberikan secara gratis bagi pemirsa Transtv diseluruh Indonesia selama pemberlakuan PSBB maupun  pembatasan aktifitas dalam rangka memutus mata rantai Covid-19

Diketahui sala satu vendor berbayar mereka K-Vision Gratiskan 4 Channel Premium Hingga Akhir Mei 2020 bagi  seluruh masyarakat Indonesia yang dapat dijangkau dengan decorder/receiver umum yang beredar dipasaran termasuk decorder K-Vision sendiri.

Jadi meski ditengah pandemi masyarakat tidak dibuat bosan dengan tontonan sebab telah tersedia channel gratis dari TransTV. channel Transmedia group ini dapat ditonton direceiver rekomendasi maupun direceiver umum dengan treking ke Satelit Telkom 4 pada posisi 108 BT.

Transpoder dari parabola channel TransTV ada dua Frekuensi yaitu 3890 H 6000 dan 3720 H 32727 terdiri dari beberapa channel. Satelit Telkom 4 kini menjadi satelit yang memiliki siaran-siaran baru uji coba bermigrasinya channel dari Satelit Palapa akibat gagalnya peluncuran satelit untuk menggantikan satelit Palapa membuat Telkom 4 bernaung sederet channel berkelas HD. dan layak menjadikannya sebagai sala satu satelit terfavorit anda.

Sebenarnya bagi seorang treker sejati bukan hanya TransTV saja yang menyajikan film-film premium gratis namun ada banyak pilihan film premium gratis yang tersebar dibeberapa Satelit yang terjangkau dalam beam Indonesia seperti satelit Thaicom, Intelsat 20, Apstar 7, Intelsat 19 dan lainnya sehingga kalau bicara tayangan film tidak menjadi aral apalagi ditengah pandemi ini tanpa berlangganan pun koleksi film premium sudah menjadi koleksi.

K-Vision Gratiskan 4 Channel Premium Hingga Akhir Mei 2020

7:47:00 AM
Fox Life sala satu channel premiun digratiskan K-Vision Photo : Lembehtrav

Lembehtrav Televisi berbayar K-Vision kembali memanjakan para pelanggannya dengan mengratiskan sebagian channel premium untuk menjadi tontonan menarik keluarga Indonesia di tengah pandemi Covid-19. menyadari daya berlangganan paket siaran menurun akibat dampak yang dihasilkan dari penyebaran virus corona ditahan air maka salasatu mempertahankan para pelanggan agar tidak lockdown dari K-Vision maka beberapa alternatif diambil pay tv berbayar dibawa naungan transmedia group itu.

Sebelumnya K-vision memberikan bonus tambahan 2 bulan bagi siapa yang baru membeli decorder baik C-Band maupun Ku-Band . selanjutnya tambahan bonus menggratiskan channel premium selama 2 bulan adalah saat pelanggan mengaktifkan Vision plus lewat aplikasi dari MNC Vision di Play Store maupun App Store.

Baca Juga : Insan Belajar Channel TV Untuk SD Dan SMP Selama Di Rumah

Kini K-Vision lagi-lagi memberikan tambahan bomus dengan menggratiskan 4 channel premiun diantaranya Fox Life, My Cinema, Nickeledeon, Ok TV. ke empat channel tersebut diberikan cuma-cuma sebagai tontonan keluarga saat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka penanganan tanggap darurat Covid-19 dan mengharuskan tetap dirumah.

Disaat Big TV hentikan penyiarannya untuk beroperasi di tanah air, sebagai layanan berbayar K-Vision membanjiri produknya dengan menambah bonus untuk pelanggan setia K-Vision ditanah air meskipun harga paket berlangganan masih belum beranjak dari tempatnya.

Pemberian channel premium gratis sebagai bentuk kepedulian K-Vision bagi setiap warga negara saat berada dirumah karena wabah corona. meski dirumah tidak akan memberi rasa bosan sebab memiliki tontonan gratis tanpa harus membeli paket  dan ini berlaku bagi mereka yang memiliki decorder K-Vision diluar dari itu tentu tidak bisa menikmati.

Tidak ada penjelasan resmi mengenai pemberian bonus dari pihak TV berbayar ini namun jika dianalisa bisa saja ini akan menutupi mines dari penundaan Piala Eropa 2020 sebab pabrikan siaran berbayar yang mendapat hak siar untuk menayangkan Piala Eropa harus menahan bentuk expansi mereka seperti pada World Cup 2018 lalu.

Ditundanya Piala Eropa 2020 tentu membuat televisi berbayar ini harus memberi solusi agar para pelanggannya tidak minggat dan itu mereka tunjukan dengan memberi sebagian channel premiun sebagai tontonan gratis.

Perusahaan milik K-Vision memang memiliki finansial cukup kuat terbukti mereka berhasil menguasai pasar konsumen siaran berbayar dengan 2 kali mendapat hak siar menayangkan Piala Dunia 2014 dan 2018 meski harga paket siaran cukup meroket.

Berbicara pandemi global yang dialami masyarakat dunia saat ini tentu membuat ekonomi publik carut marut alias kacau balau sehingga sesuatu berhubungan dengan jual beli saat ini sangat terbatas aktifitasnya dan kecendurungan tutup total.  inilah kemudian yang menimpah pihak Topas TV dan Big TV .


Sebagai Vendor berbayar kedua perusahaan ini akhirnya berhenti tayang kemungkinan diakibatkan mewabahnya Covid-19 ditanah air. namun bagi K-Vision patut diberikan apresisi atas pengertian disituasi sulit memberikan nilai cukup berguna bagi masyarakat Indonesia untuk mendapatkan tontonan gratis.

Bagi pecinta treking parabola dapat menikmati juga channel premium dibeberapa negara Asia yang juga diberikan secara gratis bahkan siaran live sepak bola. anda bisa tour Asia dengan skil anda miliki dan peralatan parabola dirumah anda. sehingga rasa bosan dirumah dapat sedikit teratasi karena dari segi tontonan kita memiliki beberapa koleksi satelit.

Baca Juga : Mengetahui Jenis LNB dan Fungsi Penggunaannya

Kita pun berdoa terus kiranya negeri kita dipulihkan oleh Sang Pencipta dan aktifitas yang lumpuh saat ini segera terpulihkan seperti sedia kala asal saja kita tetap disiplin ikuti himbauan serta kebijakan Pemerintah agar satu dengan lainnya saling tolong menolong sehingga kita tetap sehat dan dapat beraktifitas meskipun itu didalam rumah.

Insan Belajar Channel TV Untuk SD Dan SMP Selama Di Rumah

9:01:00 PM

Lembehtrav Satu lagi channel pendidikan yang menyediakan materi belajar untuk Sekolah Dasar kelas 1-6 dan Sekolah Menengah Pertama Kelas 7-9. channel tv telkomselsat hadir sebagai jawaban atas dunia pendidikan dimana telah dihentikan secara nasional oleh Pemerintah untuk belajar di sekolah sebagai lembaga resmi para siswa menempuh ilmu belajar dan berakal budi.

Pemerintah lewat Menteri Pendidikan dan Kebudayan Nadiem Makarim menghentikan sementara proses belajar mengajar disekolah akibat pemberlakuan dampak darurat Covid-19 yang melanda tanah air.

Baca Juga : Big TV Hentikan Penyiarannya Mulai 31 Mei 2020

Channel tv yang di tunjuk oleh Pemerintah untuk membantu para siswa saat berada dirumah adalah TVRI Nasional. Televisi milik Pemerintah ini menyiarkan siaran belajar mengajar bukan hanya di untukan bagi para murid tetapi juga para orang tua mendapat kebagian untuk belajar bersama.

TVRI menyiarkan materi pelajaran lebih kepada pembentukan karakter para siswa sedangkan orang tua mendapat bagian materi bagaimana melaksanakan fungsi pengawasan terhadap perkembangan anak saat berada dirumah melaksanakan materi atas arahan para guru dan wali kelasnya.

Dalam penyajian materi sebagaimana arahan dari kementerian pendidikan TVRI mengkofer
kelas 1-12 dengan batasan materi sebagaima petunjuk jam tayang dari Televisi nasional itu. berbeda dengan Insan Belajar meski hanya kelas 1-9 namun praktek materinya dapat dibilang cukup lengkap.

Channel Insan Belajar mengudara di satelit Telkom 4 dengan transpoder atau frekuensi
4020 H 32729. Materi penayangan cukup lengkap dan muda dimengerti sebab para guru menyajikan materi layaknya didalam kelas saat belajar seperti biasa sehingga sangat dimungkinkan materi diberikan dapat diserap dengan baik oleh para siswa meskipun dari rumah.

Para penyaji materi mengajar di channel ini menggunakan media papan tulis dan durasi tunggu sedikit diulur sehingga muda bagi para siswa untuk cepat mengerti. jam belajar pun diberikan satu-satu jam dan memiliki jedah waktu untuk sembahyang  bagi murid/siswa muslim.

Bagi yang memiliki antena parabola dengan receiver rekomendasi dirumah dapat melakukan treking kes Satelit Telkom 4 untuk mendapatkan siaran Insan Belajar. atau jika sudah standby di Satelit Telkom tetapi belum punya channel ini lakukan blind scan menurut petunjuk receivernya.

Dari pengecekan channel ini mengsuport format receiver Mpeg4 bukan Mpeg 2 dan kelihatannya jika dicek secara keseluruhan channel-channel di Satelit Telkom 4 ini hampir sebagian berformat Mpeg4 bukan Mpeg2 untuk Mpeg 2 hanya beberapa channel saja termasuk TVRI dan televisi asal Timor.

Satelit Telkom 4 mendapat persinggahan beberapa channel dari Satelit Palapa karena masa tugas Satelit ini akan berakhir namun disayangkan peluncuran Satelit Nusantara 20 (N20) menggantikan Satelit Palapa mendapat masalah dan gagal total pada Maret 2020 lalu sehingga channel tv di satelit Palapa sebagian telah bermigrasi ke satelit Telkom 4.

Ada siaran baru Satelit Telkom 4 ini yaitu channel Nusantara dan beberapa channel tv lain bernuansa muslim sehingga Satelit Telkom 4 bisa dijadikan rekomendasi siaran tetap kita dirumah apalagi ditengah wabah Covid-19.

Meski sebagian di isi dengan channel berita namun cukup mengasyikan karena memiliki format High Definition seperti CNN Indonesia, CNBC, Metro TV,  NET TV untuk Kompas TV masih sementara melakukan percobaan hingga saat ini meski gambarnya bisa dibilang jernih tetapi audionya non aktif.

Baca Juga : 7 Cara Agar Channel Acakan Powervu Key Semua Bisa di Buka

Itulah sedikit tambahan informasi beberapa channel tv saat ini telah mendiami Satelit Telkom 4. kabar baiknya juga adalah televisi milik Emtek Group sejak akhir 2019 dikabarkan akan berafiliasi ke TV berbayar sehingga mereka lepas tayang dari Satelit Palapa alasannya akan bergabung dengan sala satu Pay tv dengan perusahaan yang sama namun untuk sat ini SCTV dan Indosiar dapat disaksikan di Satelit Telkom 4 sehingga rekomendasi kami Telkom 4 patut menjadi Satelit pilihan.

Big TV Hentikan Penyiarannya Mulai 31 Mei 2020

7:01:00 AM
Sala satu Pay TV Favorit karena menyiarkan Premier League

Lembehtrav.com Satu lagi TV berbayar yang akan mengakhiri masa siarnya dunia pertelevisian
tanah air yaitu Big TV. informasi ini diterima secara langsung dari halaman web resmi Big TV
pada Sabtu 16/5/2020. Manajemen Big TV menyampaikan bahwa mulai 31 Mei 2020 mereka
tidak akan lagi mengudara dan akan mengakhiri segala bentuk siaran yang pernah mereka sajikan.

Hembusan akan ditutupnya Perusahaan dibawa naungan PT.Indonesia Media Televisi itu telah
terdengar sejak tahun lalu 2019 sehingga untuk memberikan kepuasan terhadap pelanggannya Big TV sering memberikan siaran premium mereka secara gratis bahkan dapat diterima dengan
STB standar yang beredar di pasaran.

Baca Juga : K-Vision Gratiskan 2 Bulan "Paket Juara" Berikut Caranya

Awal mula mengudara stasiun televisi berbayar ini tahun 2013 silam membuka portal siaran unggulannya yaitu menayangkan Premier League dan menjadi sala satu tv berbayar terfavorit di tahun pertamanya sebelum hadirnya orange tv tahun 2014.

Meski demikian Big tv tetap tak tergoyakan disaat mulai bermunculan televisi berbayar
hingga awal tahun 2019.mengakhiri semester pertama. siaran-siaran premium mulai
meninggalkan televisi berlabel sayap burung tersebut hingga akhirnya berhembuslah
informasi akan penutupan channel tv berbayar ini.

Big TV mengudara di Satelit JCSAT 4B pada orbit 124 Bujur Timur dan memiliki jangkauan
beam diseluruh Indonesia karena memang vendor penyalurannya berskala nasional.sehingga
dapat diterima diseluruh nusantara bukan hanya receiver pabrikan Big TV sendiri tetapi juga
dapat diterima dengan receiver biasa.

Big TV sala satu tv berbayar membuka channelnya untuk dapat ditonton oleh seluruh
masyarakat Indonesia disisa periode penayangan mereka sebelum akan menutupnya bahkan dibilang cukup lama hampir 9 bulan sejak bulan September 2019 lalu hingga Mei 2020.

Memang terlihat sajian Channel Big TV untuk para pelanggannya mulai menurun bahkan paket
siaran yang mereka jual ada beberapa siaran premium tidak lagi ditayangkan sehingga
sering mendapat keluhan bahkan kritik dari para pelanggan.

Sebelum mengakhiri masa siaran pihak Big TV mengumumkan jika ada paket siaran yang belum
masa aktifnya selesai hingga 31 Mei mendatang maka segera menghubungi operator yang telah
mereka siapkan untuk dilakukan revreal atau pengembalian paket dimana tidak terpakai karena
penghentian operasional siaran.

Televisi berbayar (pay tv) saat ini menghadapi persaingan teknologi penyiaran cukup ketat
atas hadirnya berbagai televisi berbayar dengan pilihan unggulan cukup luar biasa dengan
menawarkan paket terjangkau dengan siaran premium berkelas seperti paket olahraga
maupun film-film box office dan channel buat keluarga.

Belum ditambah dengan siaran berbayar dari media daring dalam bentuk streaming  yang cukup murah dengan sajian channel sport maupun channel premiun lumayan banyak sehingga membuat publik tanah air sedikit tergeser pilihannya karena memiliki media pendukung seperti smartphone, notepad, laptop, pc dan lain-lain.

Bentuk bentuk seperti itulah sala satu alasan kenapa pay tv tanah air banyak yang gulung tikar bulan lalu Topas TV mengumumkan penghentian mereka untuk bersiaran kini giliran Big TV mengumumkan penghentian penyiaran mereka. tidak ada penjelasan secara detail alasan dihentikannya Big TV bersiaran lagi hanya permohonan maaf dari pihak manajemen kepada seluruh pelanggannya yang masih memakai dan menikmati siaran dari Big TV.

Ditengah pandemi virus corona Big TV tidak dapat menahan dampak yang dihasilkan oleh wabah ini sehingga membuat nilai beli pelanggannya turun drastis dengan demikian pemasukan pun tidak ada yang datang bukan hanya Big TV vendor berbayar lain pun merasakan dampak dari wabah yang telah menyerang Indonesia dan dunia secara umum.

Kehadiran media streaming seperti Youtube, Netflix, Hooq dan TV Box Android memberi pengaruh cukup signifikan terhadap daya beli publik tanah air untuk pay tv sedangkan  disisi lain persaingan ketat antara sesama pay tv cukup kuat dan inilah kemudian membuat para vounder tv berbayar berfikir dua kali melanjutkan bisnisnya  untuk bersiaran.

Baca Juga : Satelit Jcsat 4B 124° BT Siaran Gratis Ku Band

Channel tv berbayar yang sebelumnya telah berhenti bersiaran seperti Aora TV, Orange TV, Topas TV karena persaingan yang cukup ketat ditambah dengan melambungnya channel premium seperti yang dikemas dalam iven olahraga akan semakin sulit bagi pengusaha mengembangkan bisnisnya ditambah lagi menjamurnya tv kabel baik resmi maupun tidak. namun demikian publik tetap merasa bangga karena pernah ikut dalam paket siaran Big TV berikan secara gratis.

Premier League Kembali Di CBS Group Dengan Jalur Terestrial

8:45:00 AM

Lembehtrav.com CBS Group adalah gabungan beberapa vendor televisi asal Kamboja yang selama ini menjadi langganan dari penggemar channel tv satelit parabola dalam menyiarkan iven iven olahraga sepak bola to eropa.  pada 7 tahun terakhir. sejak tahun 2013 lalu 3 vendor televisi yang tergabung di dalamnya yaitu CTN, CNC, MYTV menyiarkan secara fta liga sepak bola top dunia yang sampai saat ini masih tetap eksis walaupun hanya beberapa liga yang di siarkan musim 2019/2020.

Musim sebelumnya televisi Kamboja ini menyiarkan secara langsung liga premier inggris tanpa di pungut biaya kepada seluruh pecinta sepak bola di Kamboja. bukan hanya di Kamboja wilayah di Asia Tenggara termasuk Indonesia masuk jangkauan pancaran bean dari satelit Apstar 6 di mana ke 3 channel tv ini mengudara. sehingga tidak dapat di pungkiri sampai hari ini group CBS masih menjadi idola dari pecinta channel tv jalur parabola yang ada di Indonesia.

Sama halnya dengan  VTV Vietnam Alternatif Siaran Parabola Euro 2020 juga bisa menjadi pilihan tontonan berbasis free to air hanya saja model coding yang dipakai siaran ini adalah Tandberg versinya yang ketiga dan sampai saat ini belum ada update firmware terbaru.

Sejak hadirnya Mola tv  di tanah air hak siar liga inggris di Asia Tenggara di bekukan oleh Badan Penyiaran Premier League untuk di transmisikan ke berbagai televisi kecuali memiliki ijin dari pihak penerima hak siar yaitu Mola tv. televisi streaming berlogo ikan itu berhasil menjadi pemilik liga inggirs di Asia Tenggara dengan durasi kontrak hingga musim 2020/2021.

Namun di akhir pekan kemarin 8/3/2020 dari status sosial media mereka CBS group menyatakan bahwa mereka kembali untuk menayangkan Liga Inggris untuk mengakhiri musim 2019/2020.
walaupun tidak di jelaskan alasan di tayangkannya kembali liga terbaik dunia di CBS Group.

Menyambangi para penggemar setianya untuk menyajikan channel berkualitas televisi Kamboja itu menyiarkan partai Big Match antara Manchester United berhadapan dengan Manchester City pada minggu 8/3/2020 pukul 23.30 wib namun sangat di sayangkan tidak dapat di nikmati dari jalur satelit parabola sebab transmisi tayangan melalui siaran terestrial atau dapat di saksikan lewat antena UHF yang hanya bisa di jangkau di negara Kamboja sendiri.

Dengan melihat kenyataan tersebut di perkirakan CBS Group menjalin kerja sama dengan vendor berbayar Kamboja lainnya dengan lisensi dari Mola tv. ketiiga televesi CBS itu boleh menyiarkan liga inggris tapi hanya melalui siaran terestrial dan tidak bisa di distribusikan melalui parabola.

Sehingga para penggemar channel tv asal Kamboja yang menanti dari siaran satelit harus menerima rasa penasarannya atas tidak bisa di saksikannya liga inggris  dari parabola. bukan hanya itu jalur UHF hanya bisa di terima di negara Kamboja saja selebihnya zonk.

Dari tanah air sendiri kita dapat merasakan sensasi dari pay tv berbayar yaitu  K-Vision Gratiskan 2 Bulan Paket Juara Berikut sedikit mengobati rasa penasaran saat pilihan channel gratisan lain sulit didapati termasuk di Satelit Apstar 6 media milik CBS Group.

Jadi intinya meski terjadwal di CBS Group Premier League Inggris,  bukan berarti dapat di saksikan dengan secara bebas baik dari satelit parabola maupun dari antena UHF alasannya itu tadi di pastikan CBS Group telah menjalin kerjasama dengan vendor berbayar  lokal dan yang mendistribusikan siaran tersebut adalah Mola Tv. sebab itu jangan berharap banyak nikmati saja Laliga yang masih mereka tayangkan sampai saat ini.

K-Vision Gratiskan 2 Bulan "Paket Juara" Berikut Caranya

5:31:00 AM

Lembehtrav.com Dalam rangka memberi kepuasan kepada para pelanggannya K-Vision membuat terobosan baru dengan menggratiskan sala satu paket premium berlangganan yaitu "paket Seru" . K-Vision membuat ini agar pelanggannya tidak akan berpaling ke vendor berbayar yang lain.

Dengan semakin menjamurnya vendor berbayar di tanah air maka tingkat persaingan untuk mendapatkan pasar komsumen semakin ketat. siapa yang cepat dalam inovasi maupun variasi channel yang akan di sajikan maka peluang untuk menarik simpatisan makin terbuka luas untuk di dapati.

Baca Juga : RCTI Gratiskan Seri A Italia Musim 2019/2020

Dan ini telah di lakukan oleh TV berbayar K-Vision yang memiliki misi yang sama dengan MNC Vision. Kemarin 5/3/2020 K-Vision membuka kanal paketnya yaitu Paket seru secara gratis namun tidak melalui dekorder K -Vision langsung namun harus melalui aplikasi Vision+(vision plus). maka jika pengaktifannya benar setelah mengunduh aplikasi yang di keluarkan oleh K-Vision maka kita dapat menikmati beberapa channel premium secara gratis.

Publik di buat tercengang atas terobosan yang di buat oleh televisi berbayar yang telah 2 kali menyiarkan piala dunia itu sebab tidak ada informasi detil apa yang membuat mereka menggratiskan channel premium tersebut  walau sifat gratisnya melalui aplikasi

Kelebihan yang di tawarkan oleh K-Vision tersebut jika aktivasi pertama pembelian de corder baru makan pelanggan akan mendapatkan free semua channel premium yang tercover pada paket juara dengan kode paket J01 bukan hanya itu saat aktivasi pertama itu konsumen langsung menikmati channel Piala Erola 2020  juni/juli mendatang.

Berikut cara aktivasi channel premium dari paket seru sistem aplikasi Vision plus yang secara langsung terkoneksi ke decorder dan bisa di saksikan langsung di layar televisi ;

1.Unduh aplikasi vision plus dari google play
2.Setelah terunduh klik aplikasi/buka
3.Masuk ke Menu dan pilih conect pay tv
4.Akan muncul jendela form isian
5.Ikuti petunujuk sebagaimana yang di minta
6.Bila pengisian form benar maka aplikasi sukses

Jika semua pengisian aplikasi form sudah benar dan di nyatakan sukses sebagaimana yang di jelaskan di atas maka anda dapat mengeceknya dengan menghidupkan decorder K-Vision kemudian cek channel dari paket juara termasuk MNC Sport dan MNC Sport 2

Promo ini berlaku untuk decorder Bromo dan Cartenz durasi aktivasinya selama 2 bulan 
Berikut daftar channel dari "paket seru" :

1.MNC Sport
2.MNC Sport 2
3.Vision Prime
3.MNC News
4.Fox Family Movies
5.MY Cinema
6.MY Family
7.MY Cinema Asia
8.MY Kids
9.Kids TV
10.Nickelodeon
11.Nick JR
12.CDI (Channel Dangdut)
13.MTV Asia
14.MTV Live
15.FOX
16.Fox Life

Selama dua bulan kedepan anda dapat menikmati Liga 1 Shopee secara gratis di MNC Sport walau gambarnya sangat buram alias Standart Devinition tetapi tetap saja harus kita nikmati karena lagi promo. bagi yang belum memiliki decorder K-Vision silahkan membelinya di toko-toko terdekat karena akan mendapat keuntungan dari layanan decorder berbayar ini.

Baca Juga : VTV Vietnam Alternatif Siaran Parabola Euro 2020

Memang di akui untuk saat ini jalur treking satelit parabola lagi jalan di tempat satu-satunya untuk mendapat channel tv sport harus ikut televisi berbayar jika tidak ingin ketinggalan hal ini sering admin sampaikan bila tidak mendapat solusi untuk menonton channel premium di jalur treking maka vendor berbayarlah jalan keluarnya dan itu perlu usaha serius dari kita. 

Net TV Siarkan Final Carabao Cup 2019/2020

6:22:00 AM
Net TV siarkan Piala Liga Inggris kerjasama dengan Mola 
pada partai final 1 Maret 2020 mendatang gambar : Net

Lembehtrav.com Net TV kembali mengambil hak siar siaran olahraga khususnya Final Carabao Cup 2019/2020 yang akan di langsungkan pada 1 Maret 2020 mendatang di Etihad Stadium.setelah mendapat lisensi dari pihak Mola tv maka PT Net Mediatama Televisi melebarkan sayapnya dengan menyiarkan sala satu iven sepak bola terbaik di tanah Inggris setelah Premier League.

Sebelumnya Net TV berhasil mengambil perhatian para pemirsanya dengan menayangkan iven bulu tangkis yang bertajuk Badminton Asia Team Championships di Philipina.kini Mediatama Televisi akan memanjakan pemirsanya dengan tayangan bergengsi Final Carabao Cup dengan mempertemukan Aston Villa berhadapan Manchester City

Baca Juga : Mola TV Ambil Hak Siar Euro 2020

Di luar dugaan Net TV melakukan terobosan spektakuler dengan menayangkan sepak bola bergengsi dari tanah Inggris dan yang di ambil adalah partai pamungkas Piala Liga Inggris yang akan di siarkan pada awal Maret mendatang.

TV berbayar berbasis streaming Mola TV mulai melirik televisi tanah air yang akan menjadi mitra bisnisnya untuk memperlebar jaringan mereka sebab berhembus angin Mola akan mengambil  hak siar Piala Eropa 2020.

Jika ini benar maka Net TV adalah televisi pertama swasta yang akan digandeng Mola untuk mendapinginya menyuguhkan iven olahraga yang menjadi kesukaan warga Indonesia. sebelumnya Mola menggandeng TVRI dengan membagi siaran live untuk Premier League.

Bagi pecinta treking parabola adalah hal yang menggembirakan saat menyiarkan Badminton Asia Team pada 14-16 Februari lalu dengan acakan Bisskey. Net TV memang tidak mengacak siaran bulu tangkis lalu secara permanen atau yang biasa di sebut dengan acakan maut sebab tidak ada ikatan dangan vendor berbayar atau tv berbayar.

Kali ini telah di ketahui dengan jelas bahwa pendatang baru berbayar streaming yaitu Mola TV menggandeng NET untuk menyiarkan Final Carabao Cup 2020. bukan tidak punya alasan Mola mengajak televisi yang berdiri tahun 2013 silam itu pasti memiliki tujuan tidak di ketahui secara pasti namun yang jelas adalah urusan bisnis.

Sama halnya dengan TVRI adalah sahabat bisnis si gambar ikan yang mendapat hak siar dari Mola TV untuk Premier League musim 2019/2020.kemungkinan jika di hubungkan dengan TVRI lewat tayangan liga inggris maka acakan yang berlaku pada final carabao cup maret mendatang adalah acakan maut alias tidak bisa di buka.

Namun opsi kedua bisa saja tren acakan yang di berikan pada siaran Badminton lalu akan berlaku di terbitkan pihak Net TV mengingat baru pertama kalinya Net TV menyiarkan ajang bergensi liga top eropa pada kanal siaran mereka. tidak ada endusan informasi yang menguatkan bahwa final nanti akan di acak dengan acakan familiar para penikmat parabola hanya dapat menanti keajaiban dari pihak Net TV apakah akan di acak permanen ataukah tidak.

Baca Juga : VTV Vietnam Alternatif  Siaran Parabola Euro 2020

Dari Satelit Asiasat 5 kemungkinan besar juga channel feednya akan keluar tetapi sekali lagi dari jalur treking parabola jangan berharap lebih karena di pastikan codec 4.2.2 sementara mebututi pertandingan final nanti untuk channel feed di Asiasat 5.di tunggu saja semoga Net TV memberikan sama yang mereka berikan di Badminton Team Championships.