Untuk Info Update chanel dan transpoder, bisskey, powervu dll bisa lihat di Ruang Diskusi

Kamis, 08 Maret 2018

Merajut Asa menonton Piala Dunia Rusia di Negeri Seberang



Perhelatan sepak bola terakbar sepanjang zaman Piala Dunia yang tahun ini Rusia kembali menjadi tuan dan Nyonya Rumah turnamen empat tahunan di tahun 2018.undian pembagian group(stage) sudah di laksanakan pada 1 Desember 2017 kemarin dan semua tim yang lolos dari babak kwalifikasi telah mengetahui siapa lawan-lawan yang akan menjadi duel untuk menuju puncak juara.

Tak pelak lagi kesempatan ini sudah di ambil ahli oleh pebisnis-pebisnis professional maupun gadungan untuk meraup keuntungan di balik turnamen yang akan di selenggarakan,karean bisnis di ajang ini tidak melihat sosialita perorangan yang penting keuntungan yang di gerus benar-benar  profitnya membawah sesuatu yang lebih dari yang di inginkan itulah bisnis.

Kecenderungan ini membuat para penggemar tim kesayangan yang akan berlaga di Piala Dunia Rusia 2018 di balut rasa kecewa, kenapa demikian? Jawabannya adalah karena jika harus menonton sepak bola bergengsi ini secara resmi tentu tidak ada yang gratis harus membeli produk tayangan yang sudah di mandatkan oleh pelelang bisnis untuk sebuah pasaran yang menguntungkan.

Saya sebut saja sala satu chanel TV yang ada di Indonesia yaitu Transmedia group yang sebelumnya mengenduskan bahwa tayangan Piala Dunia Rusia 2018 akan di siarkan secara FTA dari chanel kebanggaan mereka yaitu TransTV dan Trans7 ternyata bertolak belakang dengan apa yang berhembus sekarang dengan memakai encrypt conax tentu bukan sinyal baik bagi yang tidak terbiasa dengan mengeluarkan uang banyak untuk menonton chanel tv yang sifatnya hanya sesaat, tetapi itulah bisnis jikalau kita tidak membeli produk dari tanyangan tersebut maka kita pun tidak akan bisa menonton, tapi muda-mudahan transmedia sesekali mebuka acakan mereka dengan biss untuk Piala Dunia Rusia 2018, hmm!!!

Begitu juga dengan Produk berbayar lain yang mendapat hak siar untuk menayangkan aksi-aksi bintang sepak bola dunia seperti : Lionel Messi, Ronaldo, Grinsman, Neymar dan lain-lain jadi tidak boleh tidak kita harus merogoh kocek di negeri sendiri untuk mendapatkan tontonan tersebut bagi mereka yang berduit bagi yang tidak akhirnya pasrah tiada berdaya dengan aktifitas yang sedikit paya-payaan he…he
Itulah sedikit intermeso dari saya untuk menonton Piala Dunia Rusia 2018

“Jadi Bagaimana Donk”
Ahirnya dunia Treking menjawab kemungkinan kekecewaan itu akan muncul he..he walaupun kita harus menyebrang kenegeri seberang untuk mendapatkan tontonan yang murah meriah.
Satelit Apstar 6 mendiami Slot 134 bujur timur tempat rumahnya Chanel TV dari Kamboja (MY TV,CNC,CTN) akan menyiarkan secara FTA dengan Full Match pertandingan Piala Dunia 2018 di Rusia pengobat harapan yang hampir hilang di negeri sendiri xhi..xhi.

 itu yang bisa admin infokan untuk sementara waktu kita masih menanti dari Satelit Thaicom asal Thailand muda-mudahan akan bertambah koleksi  chanel-chanel Piala Dunia 2018 bila harinya sudah tiba, bagaimana menurut agan-agan!!!terhiburkah

Transpoder MY TV, CNC, CTN : 4051 H 9628 

Pancaran Area Beam Apstar 6 134.E seluruh Indonesia

jangan menyerah jika masih ada yang gratisan siapkan alat tempur, mari menyerbu untuk kebanggan bersama "salam treking"
Read more ...

Rabu, 07 Maret 2018

Jenis LNB dan Fungsi Penggunaannya


LNB (Low Noise Block) 
Artikel ini sebelumnya sudah saya tulis pada tiga tahun lalu kalau tidak salah tentang bagaimana memaksimalkan LNB agar mendapat kwalitas sinyal yang cukup baik, memang secara spesifikasi saya tidak menjelaskan jenis dan peran dari masing-masing sala satu alat parabola yang sensitive ini sehingga teman-teman sering tanya via telpon atau sms dan saya tidak bisa menjawabnya secara maksimal di karenakan kesibukan pekerjaan saya.

Sebelumnya Baca ini: Mengenal apa itu LNB di Parabola

Kali ini saya coba menjawab keluhan-keluhan dari teman-teman pecinta parabola yang baru mau belajar mengenal apa sih parabola itu walau memang saya sadari ada banyak yang sudah menulis artikel seperti ini sebelum saya masuk dunia perparabolaan Indonesia

Baca Juga:Cara Tracking Satelit C Band Tanpa Sekat dari Palapa s/d Intelsat 17

LNB PARABOLA yang kita kenal ada empat jenis yaitu :
1.LNB C BAND
2.LNB KU BAND
3.LNB KOMBO
4.LNB S BAND

Dari keEMPAT Jenis LNB ini bisa kita urai lagi ke beberapa bagian penting yaitu :

LNB C BAND
1 Model Biasa
2.Model Sekat

Model Biasa adalah LNB Standar yang sering di gunakan pada pemasangan parabola dua LNB untuk dua satelit yang kita kenal Satelit Palapa dan Satelit Telkom atau satu satelit untuk memaksimalkan sinyal supaya tidak terbagi atau juga menggambungkan beberapa LNB pada satu piringan parabola tentu hal ini butuh kepiawaian kita untuk bekerja.

Model Sekat adalah LNB Standar atau LNB yang berkwalitas yang di pasang pembatas di dalam ruangan (corong) untuk menggantikan pancaran sinyal normal menjadi seperti sinyal radio. LNB model sekat ini dipakai untuk trekking seperti satelit Yamal 202, NNS 9 dan NSS 12 untuk pengaturan LNB DI RECEIVER memakai traspot 5150.

LNB KU BAND
1.Offset
2.Prime Fokus

OFFSET adalah LNB yang berbentuk mini atau berukuran kecil pada bagian ujung kepala berbeda dengan C Band yang memiliki hampir sama dari semua ukurannya LNB seperti ini dapat di temukan pada parabola mini TV Berbayar seperti Orange TV, K-Vision Big TV, Aora TV.

PRIME FOKUS adalah LNB yang berukuran sedang yang memiliki batangan kaki pada bagian tengahnya pada kedua ujungnya berbentuk seperti papan dan drat baut yang memiliki kepekaan luar biasa untuk menangkap sinyal yang jauh dari area pancaran beam dan LNB ini tidak di pakai oleh tv berbayar karena di khususkan untuk trekking saja ke berbagai satelit seperti :Eutelsat 7B, Optus D1, Intelsat 19.
Model yang lain dari LNB ini adalah Prime Fokus berbentuk seperti botol

LNB KOMBO
LNB KOMBO adalah gabungan dua lnb yang di buat menjadi satu bagian dengan ukuran sedikit memanjang fungsi dari jenis LNB ini adalah mengkafer semua satelit untuk menjadi tujuan trekking tanpa harus memakai tambahan kabel konektor mulai satelit dari arah timur sampai barat tentu dengan beam pancaran sinyal bisa di jangkau di tempat kita.

LNB S BAND
LNB ini memiliki setingan frekuensi sama dengan C Band yaitu 5150 memiliki fungsi yang terbatas untuk melakukan trekking satelit karena memiliki satu arah saja berkenan dengan lisensi tv berbayar LNB ini hanya khusus buat Satelit Ses7 dan hanya di untukan buat TV berlangganan seperti Indovision, OK Vision, Yes TV tidak bisa di pakai buat trekking satelit dengan LNB C Band atau KU Band

Baca Juga: Cara Mengetahui LNB C Band Rusak atau Tidak

Berikut model-model LNB:

1.LNB C Band
Bisa treking semua Satelit kecuali KU Band dan S Band

2.LNB KU Band Offset
Hanya untuk Pirng parabola kecil buat parabola besar 6 fit keatas modifikasi

3 LNB KU Band Prime Fokus Biasa
Bisa treking semua Satelit kecuali C Band dan S Band tidak bisa untuk Dish Parabola Mini

4.LNB KU Band Prime Fokus Botol
Bisa treking semua Satelit kecuali LNB C Band dan LNB S Band tidak bisa untuk Dish Parabola Mini
5.LNB KOMBO
Bisa treking semua Satelit kecuali LNB S Band tidak bisa untuk Dish Parabola Mini

6.LNB C BAND MODEL SEKAT
Khusus Satelit yang memakai sekat



Jika kita akan treking satelit cek terlebih dahulu apakah pancaran beamnya sampai kedaerah kita atau tidak karena sudah susah paya kelelahan ternyata pancaran sinyalnya tidak sampai kedaerah kita tentu semua butuh kesabaran.demikialah catatan saya ini tentang Jenis LNB dan Fungsi Penggunaannya sekiranya sedikit bisa menjawab teman-teman yang masih dalam tahap beajar, semoga bermanfaat terimakasih sudah berkunjung SALAM TREKING!!! 
Read more ...

Jadwal MotoGP 2018


Seri MotoGP 2018 akan segera di mulai putarannya pada 18 Maret 2018 di Internasional Sirkuit Losail, Qatar para Rider telah melakukan test sirkuit sejak November 2017 yang lalu sejak putaran MotoGP 2017 selesai.

Lepas dari semua sirkuit yang sudah menjadi bagian dari ajang balapan terpopuler di dunia bahkan di Indonesia pun balapan ini menjadi tontonan favorit masyarakat maka kita akan di beri suguhan yang luar biasa dari Negara tetangga Indonesia di Asia Tenggara untuk melihat mereka di beri kesempatan  menjadi tuan rumah MotoGP 2018, BAGAIMANA INDONESIA YANG KITA CINTAI?

Adalah Thailand sorotan kamera di trek race yang menjadi kebanggaan mereka di percayakan tim survey MotoGP untuk menjadi sala satu sirkuit pada putaran MotoGP 2018 setelah mengalahkan Indonesia pada pemilihan kandidat satu tiket dari Asia Tenggara pada 2017 lalu untuk menjadi tuan rumah balapan bergengsi sejagat ini.

Sirkuit yang berada di kota Buriram Thailand ini akan di jajal oleh Rider-Rider unggulan di MotoGP yang sudah meraih podium pada setiap putarannya di balapan 2017 lalu sebut saja seperti : Marc Marquest, Andrea Dovizioso, Maveric Vinales, Dani Pedrosa dan Valentino Rosi pada 07 Oktober 2018 mendatang

Dapatkah para Rider hebat ini menaklukan sirkuit yang bisa di bilang asing bagi mereka?kita tunggu saja aksi-aksi mereka.berikut adalah Jadwal MotoGp 2018


seri

tanggal

SIRKUIT

JAM

LIVE

1

18 Maret

Losail-Qatar

02.00 wib

Trans7, PPTV HD

2

08 April

Termans de Rio Hondo -Argentina

02.00 wib

Trans7, Fox Sport,

3

22 April

Circuit of The Americas-US

02.00 wib

Trans7, Fox Sport,

4

06 Mei

Jerez-Spanyol

19.00 wib

Trans7, Fox Sport,

5

20 Mei

Le Mans-Prancis

19.00 wib

Trans7, Fox Sport,

6

03 Juni

Mugello-Italia

19.00 wib

Trans7, Fox Sport,

7

17 Juni

Barcelona-Catalunya

19.00 wib

Trans7, Fox Sport,

8

1 Juli

TT Circuit Asen-Belanda

19.00 wib

Trans7, Fox Sport,

9

15 Juli

Sachsanring-Jerman

19.00 wib

Trans7, Fox Sport,

10

05 Agustus

Brno-Rep Ceko

19.00 wib

Trans7, Fox Sport,

11

12 Agustus

Red Bull Ring-Australia

19.00 wib

Trans7, Fox Sport,

12

26 Agustus

Silverstone-Ingris

19.00 wib

Trans7, Fox Sport,

13

09 September

Misano-San Marino

19.00 wib

Trans7, Fox Sport,

14

23 September

MotorLand Aragon-Spanyol

19.00 wib

Trans7, Fox Sport,

15

07 Oktober

Chang International Circuit-Thailand

13.00 wib

Trans7, PPTV HD

16

21 Oktober

Twin Ring Motegi-Jepang

13.00 wib

Trans7, Fox Sport,

17

28 Oktober

Philip Island-Australia

12.00 wib

Trans7, Fox Sport,

18

04 November

Sepang-Malasyia

14.00 wib

Trans7, PPTV HD

19

18 November

Ricardo Tormo-Valencia

20.00 wib

Trans7, Fox Sport,

Untuk Bisskey Satelit Thaicom 5 C Band Cek disini dan Ku Band disini

Sementara itu Chanel TV yang akan menyiarkan secara Live suguhan bergengsi ini dari Indonesia Trans7 masih menjadi Favorit tanyangan olahraga ini secara Free to Air.untuk jalur treking lain PPTV HD-SD juga masih menjadi kebanggaan treker mania berkenan dengan Sirkuit Buriram Thailand jadi tidak repot-repot lagi mau nyari siaran apalagi itu sifatnya berbayar ($)

berikut detail para Rider dengan perolehan poin pada MotoGP 2017:


podium

rider

racing

negara

point

1

Marq Marquez

Honda

Spanyol

298

2

Andrea Dovizioso

Ducati

Italia

261

3

Maverick Vinales

Yamaha

Spanyol

230

4

Dani Pedrosa

Honda

Spanyol

210

5

Valentino Rossi

Yamaha

Italia

208

6

Johann Zarco

Yamaha

Prancis

174

7

Jorge Lorenzo

Ducati

Spanyol

137

8

Danilo Petrucci

Ducati

Italia

124

9

Cal Crutchlow

Honda

Gilblatar

112

10

Jonas Folger

Yamaha

Jerman

84

11

Jack Miller

Honda

Austria

82

12

Alvaro Bautista

Ducati

Spanyol

75

13

Andrea Ianone

Suzuki

Italia

70

14

Scott Redding

Ducati

Gilblatar

64

15


Aleix Espargaro

Aprilia

Spanyol

62

16

Alex Rins

Suzuki

Spanyol

59

17

Pol Espargaro

KTM

Spanyol

55

18

Loris Baz

Ducati

Spanyol

45

19

Tito Rabat

Honda

Spanyol

35

20

Karel Abraham

Ducati

Czelovakia

32

21

Bradlet Smit

KTM

Gilblatar

29

22

Hector Barbera

Ducati

Spanyol

28

23

Micele Pirro

Ducati

Italia

25

24

Mika Kallio

KTM

Finlandia

11

25

Sam Lowes

Aprilia

Gilblatar

5

26

KatsuyukiNakasuga

Yamaha

Jepang

4

27

Sylvain Guintoli

Suzuki

Prancis

1

28

Michael V Der Mark

Yamaha

Belanda



29

Takuya TSuda

Suzuki

Jepang



30

Hiroshi Aoyama

Honda

Jepang



31

Broc Parkes

Yamaha

Austria



Jadwal di atas sewaktu-waktu dapat berubah tanpa ada pemberitahuan, Salam Treking
Read more ...